Selasa, 24 Mei 2011

Telkomsel Capai 100 Juta Pelanggan


Telkomsel sebagai operator seluler kedua di Indonesia berhasil menorehkan sejarah dalam industri selular Indonesia. Telkomsel dengan produk unggulannyanya yakni Simpati, Kartu Halo, Kartu As, dan Flash telah mencapai jumlah pelanggan yang ke-100 juta.. Dengan pencapaian ini, Telkomsel menjadi operator selular ke-7 di dunia yang dipercaya oleh 100 juta pelanggan di satu negara. Enam operator seluler dari negara lain yang terlebih dulu meraih pencapaian 100 juta, adalah China Mobile (600 juta), China Unicom (174 juta), Bharti Airtel (162 juta), Reliance Communications (135 juta), Vodafone Essar (134 juta), dan Verizon Wireless (104 juta).

Saat ini 100 juta pelanggan Telkomsel dilayani oleh lebih dari 38.000 base transceiver station (BTS), termasuk lebih dari 8.300 Node B (BTS 3G). Untuk meningkatkan pelayanan bagi pelanggan, Telkomsel menggelar lebih dari 1 juta titik pelayanan pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti GraPARI, GeraiHALO, KiosHALO, outlet dealer, ritel nasional, dan m-Kios.

Bertepatan dengan pencapaian 100 juta pelanggan ini, Menurut Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung program edukasi teknologi telekomunikasi melalui pembangunan Museum Selular di dalam Museum Telekomunikasi, Taman Mini Indonesia Indah. Museum Selular ini akan menghadirkan peta jalan (roadmap) telekomunikasi selular di Indonesia yang dapat menjadi media pembelajaran bagi generasi mendatang.

Pembangunan Museum Selular merupakan salah satu dari banyak kegiatan tanggung jawab perusahaan Telkomsel. Program Telkomsel Merah Putih, misalnya, telah membuka akses telekomunikasi di wilayah-wilayah terpencil dan menyatukan pulau-pulau terluar dalam jaringan telekomunikasi nasional. Tak kurang dari 250 lokasi yang terisolir kini telah memiliki akses terhadap telekomunikasi.

Telkomsel juga menjalankan amanat program universal services obligation (USO) yang dipercayakan pemerintah dan Telkomsel telah berhasil membuat lebih dari 25 ribu desa terpencil di seluruh Indonesia menjadi desa berdering. Dalam dunia pendidikan Telkomsel memberi dukungan program pendidikan berbasis ICT untuk guru dan siswa. Mudah-mudahan dengan pencapaian ini Telkomsel mulai berbenah diri untuk merubah kesan operator paling mahal dan iklannya yang terkesan sering menyindir operator lain bisa berubah. Selamat buat Telkomsel.

Dikutip dari Telkomsel.com dan sumber lain.
 
Target Pengabdian selanjutnya...aminnnn

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini

WIB

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini

iklan layanan masyarakat

info orang hilang